Sabtu, 13 Agustus 2011

Social Climber


guys gue bener bener lagi ngga ada kerjaan, dan akhirnya gue memutuskan daripada gue mati bosen mendingan gue ngepost tentang fenomena social climber aja yaa dikalangan anak muda jaman sekarang.

Social Climber itu adalah orang-orang yang berada di golongan perambah sosial. Maksudnya, mereka adalah orang-orang yang usaha dengan cara apa pun hanya untuk memasuki kelas sosial tertentu yang diinginkannya. Nggak sedikit kok orang Indonesia yang menjadi social climber. Mereka pada umumnya membeli barang-barang bermerk supaya mereka dianggap berada di kelas sosial tertentu yang mereka inginkan.

Contoh simple
misalkan lo berada di posisi level kelas sosial menengah (bisa menengah ke atas atau menengah kebawah up to you itumah) tapi karena di lingkungan lo bergaul sama anak anak dengan gaya hidup yang menter dan borjuis, lo jadi ngerasa harus bisa ngikutin gaya hidup mereka yang rata rata cenderung merk minded (selalu pengen pake barang barang bermerk). karena lo pengen mengejar status sosial lu biar bisa naik ke level yang lebih tinggi lo mulai mengejar segala sesuatu, kaya lo jadi mulai gila belanja barang barang bermerk ( bukannya semua barang juga bermerk ya?) lo rela dan tega ngehabisin duit jajan lo cuma buat beli tas louis vuiton dengan harga ratusan ribu yang lagi tren misalkan (padahal belum tentu juga yang lo beli itu LV original bisa jadi KW. jadi intinya lo ngeluarin duit udah banyak tapi tetep aja rugi karena cuma bisa beli barang KW how poor you are ). terus misalkan dilanjutin lagi dengan lo mulai bikin beberapa kartu kredit buat bisa menunjang kebutuhan belanja lo (dengan cara ngutang?! ngga banget deeeh) pada akhirnya nanti lo cuma berakhir sebagai anak remaja yang punya banyak utang disana sini dan maybe lebih parahnya karena lo banyak utang terus dikejar kejar depkolektor lo jadi bisa aja gantung diri gara gara setreeeeeesss!! (gue bilang juga apaa how pooor youuu aaareeee).

So, pada nangkep kan apa maksud gue tentang seorang SOCIAL CLIMBER? yaa kalo belum ngerti juga dengan pendefinisian halus dan contoh simple diatas, gue kasih pendefinisian kasarnya deh. 

jadi kasarnya seorang social climber itu adalah hanya orang orang yang sok sok-an hanya untuk mengejar sebuah ke-eksistensian dan untuk mendapat pengakuan dari lingkungan dimana dia bergaul. padahal nih yaaa belum tentu dia itu dari kalangan mampu. seperti yang tadi gue kasih contoh simple tentang lo yang misalkan rela abisin duit jajan lo cuma buat beli tas LV KW! -__- belum tentu duit ratusan ribu itu emang lu minta dengan gampang sama ortu lo. bisa jadiii lo dapetin uang itu dengan cara yang negative intinya cuma buat bisa gaya gayaan dan diakui ke-eksistensian lo, lo rela diciduk polisi gara gara nyolong duit tetangga *misalkaaan (sekali lagi gue bilang how poor you are! )

so this is my advise :

1. kalo lo mau diri lo diakui sama orang banyak, lo ga perlu jadi seorang social climber. cukup jadi diri lo sendiri, dengan begitu orang orang akan lebih menghargai lo dan mereka ga akan memandang lo sebelah mata.

2. kalo lo mau jadi eksis, eksis lah dengan sesuatu yang berguna misalkan lo eksis dikenal banyak orang karena prestasi sekolah lo yang gemilang, bukan karena lo termasuk anak 3B (BB, Belah tengah dan Bergahoel) seandaikan lo punya kemampuan untuk memperoleh fasilitas itu semua pun ada baiknya lo tetap memilih jalur ke-eksisan lo dengan prestasi sekolah lo.

3. perbanyak temen temen lo. temen disini yang gue maksud bukan cuma anak anak yang punya strata sosial yang tinggi tapi juga lo harus bergaul sama mereka yang mungkin level sosialnya biasa biasa aja tapi punya banyak kemampuan di segala bidang akademis maupun non akademis. so dengan begitu mungkin yang tadinya lo ngga tau apa apa alias bloon dengan lo berteman dengan orang orang seperti itu wawasan lo akan lebih terbuka dan itu akan membuat orang mengenal lo karena prestasi lo.

4. terakhir jangan pernah hanya karena lo berambisi pengen eksis, lo ngorbanin ke dua orang tua lo, inget walopun seandainya ortu lu termasuk golongan yang tajir tapi tetep aja itu uang hasil kerja bokap atau nyokap lo, mereka yang kerja keras bukan lo. jadi berpikirlah dengan lebih real untuk bisa lebih menghargai hasil jerih payah orang tua lo. dengan begitu lo ga kan pernah berusaha hanya untuk mengejar sebuah ke-eksistensian yang sia sia.

yah well gue cuma share sedikit aja tentang apa itu "SOCIAL CLIMBER" karena jujur gue pun ngga begitu suka dengan orang orang semacam ini hahaha.

3 ayo komen!:

Anonim mengatakan...

Komen ah. Mba jujur nih saya suka beli brang bermerek. Tp cara ane beli tuh barang hasil kerja keras ane. Alesan beli brang mahal krna ane pikir kualitasnya jauh kalo d bndingin ma brang lokal nih. Lagian kalo ane beli brang nyang biasa aja jarang ada ukurannya. Bisa d bilang social climber kaga?thx

Fima Meiza A.R.S on 11 Februari 2014 07.45 mengatakan...

Walah ternyata ada juga yang komen di postingan iseng ini haha. Sebenernya social climber itu tergantung dari sudut pandang yang diambil sih. Yang saya tekenin disini itu orang2 yang bisa dibilang social climber itu ya macemnya orang yang tadinya sulit bergaul nah buat dapetin apa yang namanya pergaulan itu dia jadi 'ngga dirinya' banget. Tapi kalo kaya agan/sist (maaf tapi saya gatau gender mu apaa Anonim soalnya hihi) yang beli barang dgn hasil kerja keras sendiri. Dan emang hal tersebut dibutuhkan yaaa monggo aja. Itung2 apresiasi terhadap diri sendiri. Asal jangan berlebihan aja hehe :)

sari mengatakan...

Emang knp kl pengen barang trus mampunya yg kw dibilang how poor you are..

Poskan Komentar

 

Blognya si Ms. Gincu Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada