Rabu, 30 Juli 2014

Friendzone (?)


i just found this kind of video. this is a really touching video 'bout 'friendzone' you guys must watch it. especially to whom have similar stories with him..
this is really heart-touching video that i accindentally found on youtube
(you know? i couldn't sleep and im streaming youtube and wow! i found this kind of video. im really happy to share 'bout this video to you guys :D)

this video title is 'alone, forever?'


Have you ever heard ‘bout this word guys?
FRIENDZONE
Istilah ini mengandung arti dimana seseorang terjebak di dalam ‘zona pertemanan’ atau kalo bisa gue artiin sendiri adalah dimana ada seorang cewek dan seorang cowok yang berteman sangat dekat sampe pada akhirnya salah satu atau bahkan dari keduanya memiliki rasa, tapi rasa itu sulit untuk diungkapkan secara nyata karena adanya zona pertemanan itu tadi.
Gue rasa pasti banyak yang udah pernah mengalami friendzone ini. Beberapa ada yang berhasil menjadikan pertemanan mereka berlanjut ke suatu hubungan yang lebih deket alias jadian, tapi beberapa juga ada yang memilih untuk tetap mempertahankan status pertemanan mereka karena mungkin salah satu atau bahkan kedua – duanya gamau merusak kedekatan yang udah mereka punya selama ini takut kalau nanti perasaan mereka itu cuma bertepuk sebelah tangan.
‘cinta tidak harus memiliki’ mungkin itu salah satu paham yang dianut sama para friendzoners yang memutuskan untuk tetap menyimpan perasaan mereka.
Sebenernya guys, menurut penelitian yang gue lakukan dan telah teruji secara klinis, friendzone itu memiliki beberapa fase. Bagi mereka yang berhasil bertahan dalam kondisi friendzone ini dengan peluang dimana lo dan doi sama – sama suka dan akhirnya jadian, mereka akan menunjukkan grafik perkembangan yang terus menanjak naik. Sedangkan bagi mereka yang pada kondisi friendzone ini mengalami yang namanya fenomena ‘bertepuk sebelah tangan’ maka grafik hubungan antara lo dan doi akan mengalami penurunan drastis, bisa dibilang dari 0 dan kembali ke 0.

So this is the several phases of friendzone..
First, Discovering.
Ini adalah fase saat lo mulai mengenal doi. Mungkin lo ketemu doi pas lagi ngantri sembako dan ga sengaja lo nginjek kaki doi dan layaknya scene di sinetron – sinetron doi bakal jatuh dan kesakitan dan lo bagai malaikat di siang bolong bakal menawarkan bantuan, dan setelahnya lo mulai kenalan dan basa – basi minta nomer handphone doi (kalo lo cowok) dan kalo lo cewek mungkin lo kenal sama seseorang ini pas lo lagi nyalon di sebuah salon, kemudian lo kenalan sama cowok yang menurut lo imut tapi beberapa lama setelah kenalan lo langsung ilfeel begitu tau dia maho.
Kayanya cerita perkenalan yang gue sebutin di atas gada yang bagus.
Yaa.. whatever.. gimana pun ceritanya pokoknya lo bisa kenal orang ini pada akhirnya. Bisa menjalin hubungan pertemanan yang entah apakah itu lewat dunia maya atau dunia lain sekalipun. Intinya lo dan dia kenalan, titik.
Dan dari perkenalan yang menjadi pertemanan ini, sebenernya salah satu di antara kalian udah ada yang mulai menyimpan rasa.

Second, Guardianship
Fase ini adalah dimana lo sama dia bener – bener udah jadi BFF, bukan boys-before-flower tapi best-friend-forever istilahnya. Semua cerita yang lo alamin selalu pengen lo bagi sama doi, dan mungkin doi pun begitu. Bahkan saat doi yang kebetulan udah punya pacar tiba – tiba ribut sama pacarnya dan doi curhat ke lo sambil nangis – nangis unyu yang bikin lo kasian tapi berharap doi beneran bisa putus dari pacarnya (kalo kondisinya lo cowok).
Kalo lo seorang cewek mungkin lo bakal seneng mendengar apapun cerita yang doi kasih ke lo. Sekalipun itu cerita ga penting yang mungkin udah beratus – ratus kali doi ceritain tentang doi yang pelihara tiga anjing, tiga – tiganya kawin dan tiga – tiganya beranak tiga. Bagi lo semua cerita dari doi selalu menyenangkan. Bahkan saat lo ga ngerti apapun yang doi ceritain dan lo cuma bisa pasang tampang bego dan sesekali ketawa padahal lo sendiri ga ngerti apa yang lo ketawain. Bagi lo semuanya tetap menarik, karena doi yang cerita. Intinya fase guardianship ini adalah fase dimana lo pengen banget bisa jadi seseorang yang berarti buat doi, dengan mendengarkan setiap cerita doi dan bisa menghibur di saat doi sedih.
Third, letting loose
Letting loose ini adalah fase dimana lo sama doi bener – bener setingkat lebih deket dari guardianship. Mungkin kalo sebelumnya doi yang punya pacar tiba – tiba putus dan jadi single, lo ngerasa intensitas hubungan lo sama doi jauh lebih deket dari sebelumnya. lo ngerasa kalo doi perhatian banget sama lo dan bener – bener selalu ada saat lo butuh bantuan.
Fase ini sebenernya bakal sedikit bikin lo bingung, kalo kondisinya emang lo yang nyimpen rasa sama doi tanpa tau apa doi juga punya rasa yang sama kaya lo. Semua perhatian dan kebaikan doi bener – bener bikin lo bingung. Mungkin lo bakal mengajukan pertanyaan yang sama ke diri lo sendiri
‘dia suka apa ngga ya sama gue?’
Karena semua perhatian dia seakan – akan menunjukkan kalo dia punya perasaan yang sama kaya lo. Tapi semuanya masih belum menemukan titik terang, semuanya masih abu – abu buat lo. Dan lo memutuskan untuk berpasrah aja sama semuanya, yang penting lo sama dia tetep bisa deket itu udah cukup.
Fourth, the build up
Pada fase ini, kedekatan lo sama dia bener – bener udah kayak orang pacaran. mungkin orang – orang yang ngeliat kedekatan lo berdua bener – bener bakal berasumsi kalo lo berdua emang pacaran. Karena kalau cuma dilihat secara fisik, hubungan kalian bener – bener layaknya orang pacaran. Dan lo mungkin bakal banyak membuat berbagai macam harapan untuk hubungan lo dengan doi selanjutnya. intinya lo bakal banyak ngarep di fase ini 

 Fifth. The drop
Yap! This is the most painful phase. Buat mereka yang mengalami fenomena bertepuk sebelah tangan. Dimana pada akhirnya lo tau kalo doi sama sekali ga menganggap lo lebih dari temen baiknya, padahal lo udah membangun berjuta harapan di kepala lo. Saat lo tau kalo lo sama dia sama sekali ga punya kesempatan jadian karena mungkin doi tiba – tiba kenalan sama cowok (kalo lo itu cowok dan friendzonan lo cewek) atau sebaliknya. dan beberapa hari kemudian doi jadian dan besoknya doi dilamar dan seminggu kemudian lo nerima undangan nikah dari doi.
*now playing cita – citata – pas kena hatiku*
Intinya pada fase ini lo bener – bener ngerasa ‘sakitnya tuh disini’. lo bakal menjadi galau dan mungkin menyetel lagu – lagu galau terus menerus.
Miris…
Sixth, the escape
Ini adalah fase dimana pada akhirnya lo bisa move on!
*now playing Queen – we are the champion*
Di fase ini lo udah ga kenal lagi kata galau, karena mungkin saat ini lo udah menemukan seseorang yang bisa membuat lo melupakan kenangan lo sama doi. Seseorang ini bener – bener yang bisa membuat lo merasa hidup lagi, I feel free kalo tante syahrini bilang.
Itulah beberapa fase dari friendzone berdasarkan penelitian gue. Bagi mereka yang mengalami kegagalan dalam friendzonenya, gue cuma mau bilang sometimes you have to lose something precious to have something priceless. Jadi jangan pernah putus asa dan memutuskan untuk nyemplung ke laut dan berharap dimakan cumi – cumi raksasa cuma gara – gara cinta lo bertepuk sebelah tangan. There’s a tons of fish in the water guys, keep your head up and move on!
Continue reading...
 

Blognya Fima Siregar 👯 Copyright © 2009 Cosmetic Girl Designed by Ipietoon | In Collaboration with FIFA
Girl Illustration Copyrighted to Dapino Colada